Menjelang April, masyarakat resah akan kenaikan harga BBM. Dirjen Migas memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi seperti Pertalite setelah Maret 2026.
Pemerintah Indonesia menetapkan kuota BBM subsidi Pertalite 50 liter/hari, lebih tinggi dari Malaysia yang hanya 200 liter/bulan. Bandingkan kebijakan ini!
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan setelah bulan Maret 2026, tak akan ada kenaikan harga BBM subsidi. Baik Pertalite maupun Solar subsidi.
Konsumsi BBM subsidi Pertalite meningkat akibat harga Pertamax yang stagnan. Pemerintah pertimbangkan penambahan kuota, namun fokus pada kelangkaan BBM.