Penyebab kualitas udara di Jabodetabek yang menurun beberapa hari lalu diungkap oleh KLHK. Emisi kendaraan hingga pembakaran sampah menjadi faktor utama.
Asia mencatat jumlah kematian dini tertinggi di dunia akibat polusi PM2.5. Studi ini dilakukan oleh Nanyang Technological University (NTU). Simak penjelasannya.
Lokomotif langsir atau shunting locomotive bertenaga hidrogen akan dioperasikan di China. Diharapkan dapat mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca.
Cuaca semakin tak menentu, sering terjadi hujan di tengah musim kemarau. Hal ini rupanya juga rentan memicu peningkatan kasus penyakit berikut menurut Kemenkes.
Ahli pengelolaan kualitas udara yang juga beraktivitas di KOMNAS HAM Dr Esrom Hamonangan, mengatakan mengurangi sampah dapat dilakukan dengan berbagai cara.