BKKBN NTT melampaui target pendampingan keluarga berisiko stunting, mencapai 41.941 keluarga. Program Bangga Kencana sukses dengan anggaran Rp 2,1 miliar.
Pemkot Mataram alokasikan Rp 64 miliar untuk pengentasan kemiskinan 2026, meningkat dari Rp 54 miliar. Fokus pada pendidikan, pelatihan, infrastruktur dasar.
Wamendagri Bima Arya menyoroti pentingnya ruang diskresi PAD dan kepastian skema dana transfer dari pusat ke daerah untuk sinergi pembangunan yang lebih baik.