Dinas intelijen Belanda telah menarik pulang agen operasi rahasia yang mematai-matai industri militer Iran. Ini dilakukan karena serangan udara AS atas Iran kemungkinan segera terjadi.
Sebuah insiden yang hampir berujung perang terbuka nyaris terjadi di Selat Hormuz kawasan Teluk Persia. Melalui radio, 5 speedboat Iran mengancam akan meledakkan 3 kapal perang AS yang sedang melintas.