Kombes Sumarni disebut jujur dan dekat dengan warga. Sumarni membuka rumah dinasnya untuk kegiatan ngopi bareng tukang becak, pengajian dan pelatihan UMKM.
Pemotongan gaji untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menuai kontroversi. Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KPSN) Jawa Tengah menyatakan keberatan.