Badan yang bertanggung jawab untuk menjaga cadangan nuklir AS mulai memberlakukan cuti paksa, atau merumahkan, sebagian besar stafnya saat shutdown berlanjut.
Saham perusahaan tambang tanah jarang dan mineral penting Amerika Serikat (AS) melonjak pada Kamis (9/10). Kondisi ini terjadi setelah China memperketat ekspor.