Postingan berisi foto-foto disertai narasi menyebut salah satu dosen Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) viral.
Kehadiran Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha menjadi oase tersendiri bagi muslim milenial yang merindukan gagasan-gagasan Islam moderat.