Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah pada Rabu (18/2) akibat minimnya likuiditas. Analis menyebut sentimen global dan defisit anggaran turut mempengaruhi.
Pemerintah akan menghentikan ekspor komoditas mentah, termasuk timah, untuk mendorong hilirisasi. Bahlil dorong investasi dalam negeri untuk nilai tambah.