Seusai Trump, giliran Putin menyambangi Beijing untuk bertemu Xi Jinping. Bagaimana China 'menyelamatkan' keuangan Rusia yang terseok-seok sejak perang dimulai?
Uni Emirat Arab (UEA) buka-bukaan alasan keluar dari asosiasi negara penghasil minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) dan OPEC+.
Kuwait melaporkan ekspor minyak nol barel pertama kalinya dalam 35 tahun, picu kekhawatiran global akan lonjakan harga bahan bakar akibat konflik Timur Tengah.
Uni Emirat Arab memutuskan keluar dari OPEC untuk memproduksi lebih banyak minyak tanpa batasan kuota. Ini membuat Arab Saudi kehilangan mitra utamanya.
Aliran minyak Arab Saudi harus berkurang sebesar 700.000 barel per hari imbas rusaknya stasiun pompa di jalur pipa East-West. Kerusakan dipicu serangan Iran.