Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut rentetan serangan Israel di Jalur Gaza belakangan ini, tidak dapat lagi dibenarkan sebagai perang melawan Hamas.
Negara-negara yang terancam tarif tinggi AS berlomba jalin kesepakatan dagang. Sebagian berhasil, tetapi lainnya berisiko tanpa kesepakatan dan lonjakan tarif.
Donald Trump memanfaatkan tarif sebagai instrumen memaksakan kepatuhan dari negara pembangkang. Haruskah AS kini mengkhawatirkan tindakan balasan dari mitra?