Pelita Air menjadi maskapai Indonesia pertama yang mendukung penerbangan hijau atau net zero emission. Mereka menjadi bagian dalam ekosistem bursa karbon.
Pemerintah menambah daftar barang kiriman yang dikenakan tarif Most Favored Nation (MFN) dari 4 menjadi 8, dan tidak mendapat fasilitas pembebasan bea masuk.