KPK belum mengetahui keberadaan Kaesang Pangarep hingga kini, padahal Kaesang diharapkan memberi klarifikasi. Meski begitu, KPK tetap akan mengirim undangan.
Presiden Prabowo Subianto menyinggung sulitnya menjalankan tugas ketum partai hingga konsekuensi memiliki banyak utang dan tak menang di percaturan politik.