Kecelakaan maut di Prambanan melibatkan kereta api Bangunkarta, mobil Calya, dan dua motor, menewaskan tiga orang. Bangkai kendaraan itu digaris polisi.
Tim DVI Mabes Polri mulai identifikasi jenazah pramugari ATR 42-500 di RS Bhayangkara. Proses ini melibatkan dokter forensik dan pengambilan sampel DNA.