Peniadaan tilang manual ini justru membuat pelanggar lalu lintas menganggap remeh tilang ETLE. Ahmad Sahroni menyarankan tilang manual diberlakukan lagi.
Polisi mengakui banyak pengendara berani melanggar lalu lintas setelah tilang manual dihapus. Padahal, pelanggar melihat ada polisi yang bertugas di lapangan.