Anak buah Kolonel Priyanto, yaitu Kopda Andreas Dwi Atmoko, menjelaskan apa yang terjadi sebelum insiden kecelakaan yang menabrak Handi dan Salsabila di Nagreg.
Kopda Andreas Dwi Atmoko, salah seorang anak buah Kolonel Priyanto mengungkapkan detik-detik sebelum terjadinya tabrakan yang menewaskan sejoli Handi-Salsa.
Kolonel Priyanto kembali menjalani sidang kasus pembunuhan sejoli Handi dan Salsa di Nagreg. Ada 9 saksi yang dihadirkan pada sidang pemeriksaan kali ini.
Kopda Andreas menjelaskan peristiwa sebelum insiden Handi-Salsa di Nagrek, Jawa Barat. Dia mengungkap aktivitas Kolonel Priyanto sebelum peristiwa itu.
Kolonel Priyanto mengaku baru mendapatkan kesempatan untuk meminta maaf ke orang tua Handi Saputra dan Salsabila. Namun Priyanto sempat 'dicegah' majelis hakim.
Kecelakaan beruntun melibatkan 2 minibus dan 1 bus terjadi di KM 714.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Kecelakaan ini mengakibatkan 16 orang terluka.