Nilai pasar elektronik global sempat menurun pada tahun 2017 menjadi kembali berkembang pesat karena adanya AI hingga mencapai lebih dari Rp 21 Triliun di 2023.
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali bertemu penyedia indeks saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI).