Semburan air hingga setinggi 15 meter di Bojonegoro kini sudah tak terlihat lagi. Semburan itu ditutup dengan buis beton dan airnya dialirkan ke sungai.
Air setinggi 15 meter menyembur dari lubang pengeboran air (sumur artesis) di Bojonegoro. Air yang awalnya bening akhirnya keruh, asin, dan berbau belerang.