Hakim nonaktif Djuyamto didakwa menerima suap Rp 9,5 miliar dari total Rp 40 miliar untuk vonis lepas kasus ekspor minyak goreng. Sidang berlangsung di Jakarta.
Aksi demonstrasi yang berkepanjangan dapat menggoyahkan ekonomi Indonesia, memicu ketidakpastian bagi investor, dan berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah.