Invasi militer Rusia terhadap Ukraina telah menyebabkan hampir dua juta korban militer, baik korban tewas, korban luka, atau korban hilang, untuk kedua negara.
Rusia dilaporkan tengah membuka investigasi terhadap Bos Telegram, Pavel Durov. Durov diduga terlibat dalam dugaan 'memfasilitasi' konten ekstremis di Rusia.