Perhatian publik tertuju ke Rasmus Paludan, pendiri gerakan sayap kanan Denmark, Stram Kurs atau Garis Keras yang menyuarakan agenda anti-imigran, anti-Islam.
Politikus Denmark, Rasmus Paludan, membakar salinan Al-Qur'an di daerah berpenduduk Muslim di Swedia. Aksi pembakaran itu kemudian memunculkan unjuk rasa.