Cicit pendiri NU Gus Fahmi menanggapi Muktamar Luar Biasa (MLB) NU. Pihaknya menegaskan NU didirikan bukan untuk kekuasaan, melainkan membangun peradaban.
Setelah 30 menit, petugas tetap tidak memperbolehkan wartawan. Jumpa pers digeser ke Hotel JS Luwansa yang juga berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.