PT Pertamina Patra Niaga mengingatkan calon kepala daerah di Papua Barat Daya untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi sebagai alat kampanye di Pilkada 2024.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman menekankan kembali tujuan hadirnya Bahan Bakar Minyak (BBM subsidi.
"Tapi di satu sisi, tadi mungkin ada golongan-golongan yang harusnya sudah bisa kita minta keikhlasan mereka, legowo jangan pakai BBM subsidi," kata Rachmat.