Secara khusus Jokowi menyoroti data soal pencucian uang lewat aset kripto, indikasinya senilai US$ 8,6 miliar atau setara Rp 139 triliun secara global.
Joko Widodo (Jokowi) geram soal tuduhan ijazah palsu yang diarahkan pada dirinya. Ia meminta siapa yang menyuarakan tuduhan tersebut untuk membuktikannya.