Terdakwa pembunuh adik ipar di Palembang, dijatuhi pidana 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim PT Palembang. Putusan ini sebagai upaya banding diajukan terdakwa.
Polisi menyelidiki video viral Karina Ranau cekcok diduga dengan preman di warung makannya. Cekcok itu bikan karena pungli, salah paham dengan tukang pirkir.