Badan Intelijen Pusat AS ( CIA ) mengumumkan perubahan sikap resmi terkait asal usul COVID-19. Mereka mengklaim COVID berasal dari kebocoran lab di China.
China melaporkan 79.000 kasus COVID-19 terkonfirmasi pada Juni 2026, dengan peningkatan signifikan dibanding bulan sebelumnya. Varian Omicron masih dominan.
China menghadapi lonjakan kasus Human Metapneumovirus (HMPV), yang juga terdeteksi di Indonesia. HMPV mirip COVID-19, namun dengan mortalitas lebih rendah.
Anggota Bidang Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI, Prof DR Dr Erlina Burhan, Sp.P(K), menyebut virus HMPV sangat menular. Cara penularan mirip Covid-19.