Pemerintah memperkirakan puncak gelombang kasus akibat Omicron akan terjadi awal Februari. Luhut pun mengungkapkan penyebab lonjakan kasus Omicron tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah menyiapkan beberapa manajemen kontinjensi terkait penanganan pandemi COVID-19 di 13 zona merah.
Menkes meyakini turunan varian Omicron BA.2 sudah masuk RI. Diduga menular lebih cepat dari Omicron BA.1 dan sulit dideteksi dengan SGTF, begini catatan pakar.