Filipina menuduh para nelayan China menuangkan sianida ke perairan di sekitar Kepulauan Spratly, titik rawan konflik di Laut China Selatan yang disengketakan.
Bandara-bandara besar di China mengalami penumpukan penumpang akibat ratusan penerbangan dibatalkan dan tertunda, dipicu oleh kepadatan lalu lintas udara-cuaca.