Tiga prajurit TNI hadir di sidang kasus Nadiem Makarim, menimbulkan pertanyaan hakim. TNI menjelaskan kehadiran mereka untuk keamanan, bukan terkait perkara.
Masinah Wati Silalahi mengungkapkan komunikasi terakhirnya bersama dengan putranya Pratu Farkhan Syauqi Marpaung (23), yang tewas karena diduga dianiaya senior.
Ibu prajurit TNI yang tewas akibat penganiayaan meminta terduga pelaku dipecat dan dihukum berat. Dia juga mengingatkan senior untuk tidak menganiaya junior.
Anggota DPR Soedeson Tandra menilai kehadiran tiga prajurit TNI di sidang Nadiem Makarim berlebihan. Ia menekankan pengamanan harus sesuai prosedur pengadilan.