PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengaku mengalami kerugian dari proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh sekitar Rp 1,7 triliun sampai Rp 1,8 triliun.
Direktur Utama Perum Damri Setia Milatia Moemi mengungkapkan tiga kali mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke Kementerian Keuangan, namun ditolak.
PT Waskita Karya mencatat pendapatan Rp8,85 triliun di 2025, didukung proyek pemerintah. Fokus pada efisiensi, penurunan utang, dan transformasi digital.