PM Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk korban kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi yang menewaskan sedikitnya 40 orang.
Sebanyak 15 ambulans dikerahkan ke Pondok Pesantren Al Khoziny setelah musala ambruk. Proses evakuasi korban yang tertimbun reruntuhan masih berlangsung.
Warga Cirebon dan Majalengka terkejut oleh dentuman keras dan cahaya bola api yang melintas di langit. Fenomena ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga.
Banjir dan longsor melanda Sumut dan Aceh, Gubernur menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Korban jiwa mencapai 48, evakuasi terus dilakukan.