Tiga kepala desa di Bone, Sulsel, menjadi korban peretasan WhatsApp. Mereka mengingatkan masyarakat untuk mengabaikan pesan penipuan dari nomor mereka.
MS, ustaz dan ketua yayasan ponpes di Sumenep mencabuli sejumlah santrinya. Aksi bejatnya terungkap berawal dari curhatan para korban di grup WhatsApp.