Hamas menanggapi pernyataan Presiden AS Joe Biden yang menyebut gencatan senjata akan terwujud di Jalur Gaza jika Hamas membebaskan para sandera yang tersisa.
Benjamin Netanyahu memerintahkan untuk menutup kantor berita Al Jazeera di Yerusalem. Al Jazeera dinilai merugikan keamanan dan menghasut tentara Israel.
Massa baik kalangan rektor, dosen, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi hingga masyarakat berdemonstrasi atas kezaliman Israel kepada Palestina.
Netanyahu juga menepis kekhawatiran luas soal potensi terjadinya "bencana kemanusiaan" di Rafah saat ancaman serangan darat besar-besaran Israel membayangi.