Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyebut Presiden Donald Trump menggunakan berbagai titik tawar untuk mengamankan kesepakatan damai karena putus asa.
Kesepakatan ini belum resmi ditandatangani, namun perhatian beralih pada tantangan: serangan militer Israel di Lebanon, program nuklir Iran, serta Selat Hormuz.
Para pemimpin dunia menyambut meredanya konflik dan berkurangnya tekanan krisis energi global. Namun, banyak pihak meragukan ini bisa benar-benar tercapai.
Iran mengancam akan memberikan respons keras kepada AS jika melanggar kesepakatan perdamaian. Ketua Parlemen Iran, Ghalibaf, menegaskan tidak ada toleransi.