Komnas HAM menemui Saka Tatal, mantan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon. Kepada Komnas HAM, Saka bercerita dipaksa mengaku saat diperiksa.
Sejumlah pemain Liga 1 dan Liga 2 terlibat pengeroyokan wasit tarkam Piala Bupati Semarang. Pakar menyebut insiden ini bukti ekosistem sepakbola RI tak sehat.
Saka datang ke Polda Jabar didampingi kuasa hukum kondang, Farhat Abbas, untuk diperiksa setelah polisi menangkap seorang DPO kasus Vina yaitu Pegi Setiawan.
Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya dalam video emosional. Pengakuan ini memicu spekulasi tentang ayah biologis Ressa, termasuk Adjie Pangestu.
Saka Tatal, mantan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Muhamad Rizky, bertemu dengan Komnas HAM di kediaman kuasa hukumnya di Kota Cirebon, Jumat (31/5).