WTO memutuskan Uni Eropa diskriminatif terhadap minyak sawit Indonesia. Kemenangan ini memperkuat posisi Indonesia dalam melawan kebijakan diskriminatif EUDR.
Menkeu Sri Mulyani mendorong insentif pajak untuk riset dan pengembangan. Biaya riset yang dikeluarkan industri bisa dapat pengurangan pajak tiga kali lipatnya.