Sejarah gempa di Madura mencatat aktivitas seismik sejak abad ke-18. Wilayah ini rawan gempa, dengan upaya mitigasi penting untuk kesiapsiagaan masyarakat.
Sumatra Utara melahirkan tokoh-tokoh besar seperti Tengku Amir Hamzah, H. Adam Malik, Kiras Bangun, dan Lafran Pane, yang berkontribusi bagi Indonesia.