Muncul kendala dan keluhan bahwa ATM bank syariah kerap kosong dan transaksi sering gagal. Pihak Bank Syariah Indonesia (BSI) pun mengakui kejadian tersebut.
Taqwaddin menyebut Pemerintah Aceh dan DPRA adalah pihak pertama yang harus bertanggung jawab atas kesulitan masyarakat karena kesulitan mengakses bank syariah.