Kepala BGN ungkap pihaknya butuh tambahan anggaran Rp 50 triliun untuk penuhi target 82,9 juta penerima manfaat makan bergizi gratis hingga Desember 2025.
Rofiqi meyakini program MBG berdampak positif selain untuk tumbuh kembang anak-anak, yakni naiknya tren pergerakan ekonomi masyarakat dengan dilibatkannya UMKM.
40 siswa SDN 2 Karangbendo Banyuwangi menikmati sarapan gratis. Program ini bertujuan mendukung gizi dan ekonomi lokal, ditargetkan meluas ke seluruh Jatim.