AS kenakan tarif 19% untuk produk Indonesia, sementara ekspor AS dibebaskan dari bea masuk. RI sepakat membeli energi, hasil pertanian, dan 50 pesawat Boeing.
"Saya pikir sepakat lah Komisi VI untuk menolak pagu indikatif ini, dan kenapa nambahnya harus Rp 800 miliar, kenapa nggak tambah Rp 2 triliun gitu?" ujarnya.