Pembukaan konsulat itu semakin menguatkan penolakan kedua negara tersebut terhadap rencana Presiden Amerika Serikat (AS) yang ingin menguasai wilayah Greenland
Sejumlah nama politisi Eropa muncul dalam berkas Epstein, termasuk mantan Dubes Inggris untuk AS Peter Mandelson serta mantan PM Norwegia Thorbjorn Jagland.
Akademisi lintas disiplin ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM) angkat bicara soal langkah pemerintah ini. Salah seorang pakar menilai keputusan itu blunder.
Teheran mengharapkan partisipasi serius dari AS, sedangkan Washington berupaya prospek kemajuan diplomatik terkait program nuklir Iran serta isu-isu lainnya.