Pria yang akrab disapa Eman itu mengatakan, produk yang ia namakan 'Madu Hutan Flores Timur' berhasil tembus ke pasar Singapura dan Amerika Serikat (AS).
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menargetkan di tahun 2026 mampu melindungi 70 juta pekerja, termasuk pekerja informal di desa.