Selama berabad-abad, nasi menjadi makanan utama di Jepang. Namun, beberapa tahun belakangan, nasi justru mulai ditinggalkan karena harganya yang mahal.
Jika gangguan berlangsung selama 48 jam, nilai indikatif barang yang berpotensi tertunda meningkat menjadi sekitar US$ 168 juta atau sekitar Rp 3 triliun.
Pemkab Lamongan adakan pasar murah untuk stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini menawarkan harga terjangkau dan mendapat respons positif dari masyarakat.