Pasar Murah Digelar di Lamongan, Segini Harga Beras hingga Minyak

Pasar Murah Digelar di Lamongan, Segini Harga Beras hingga Minyak

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 26 Agu 2026 22:45 WIB
Pemkab Lamongan gelar pasar murah
Pemkab Lamongan gelar pasar murah (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Pemkab Lamongan terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya melalui program pasar murah yang digelar di sejumlah wilayah, termasuk di Alun-alun Lamongan, Rabu (26/8/2026) yang dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Kegiatan tersebut digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Diskoperindag Lamongan Anang Taufik mengatakan, pasar murah telah digelar di sejumlah titik desa dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan dengan mempertimbangkan permintaan dari desa maupun masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah jalan di beberapa titik desa dan Alhamdulillah hari ini kita berkolaborasi dengan pemerintah provinsi. Komoditas yang dibawa luar biasa, ada beras medium dan premium serta sembako lainnya," kata Anang.

Sejumlah komoditas yang tersedia di antaranya beras premium dan medium, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, tepung terigu, hingga cabai.

ADVERTISEMENT

Berikut daftar harga sejumlah kebutuhan pokok dalam pasar murah tersebut: Cabai merah besar: Rp 2.000 per 100 gram, Cabai rawit: Rp 4.000 per 100 gram, Bawang putih: Rp 6.000 per 250 gram, Bawang merah: Rp 6.000 per 250 gram, Tepung terigu: Rp 10.000 per kilogram, Gula pasir: Rp 16.000 per kilogram, Minyak goreng: Rp 15.000 per liter, Telur ayam ras: Rp 21.000 per pak, Beras premium: Rp 70.000 per 5 kilogram dan Beras medium: Rp 55.000 per 5 kilogram

Anang mengatakan, pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu menjaga keseimbangan harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen.

"Harapan saya dari kegiatan ini stabilitas harga yang ada di Kabupaten Lamongan bisa terkendali. Langkah ini juga akan kita lanjutkan dan tidak berhenti melakukan kegiatan pasar murah di beberapa titik," ujarnya.

Menurut Anang, kegiatan serupa telah digelar di sejumlah wilayah dalam sepekan terakhir, antara lain Kecamatan Deket dan Lamongan.

Pelaksanaan pasar murah juga akan menyasar desa-desa lain berdasarkan permintaan masyarakat. Program tersebut ditargetkan terus berlangsung hingga akhir tahun dan berlanjut pada awal tahun mendatang.

Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satunya Tarlimah yang mengaku terbantu karena dapat membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih murah.

"Tadi beli beras, bawang, minyak lebih murah. Alhamdulillah, berasnya dapat Rp 55 ribu, telur Rp 21 ribu. Jauh lebih murah, membantu. Semoga lebih murah dan sering digelar," ungkapnya.

Pemkab Lamongan berharap pasar murah yang digelar secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan turut menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Lamongan.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads