Ahli digital menemukan grup WA saat memeriksa bukti elektronik kasus dugaan korupsi pengelolaan timah. Dua grup WA itu bernama New Smelter dan Update Pabrik.
Gang Ye, pendiri Sea Limited, adalah konglomerat Singapura dengan kekayaan mencapai US$ 3,3 miliar. Ia menjabat COO sejak 2017 dan dikenal sebagai crazy rich.
Hakim mengatakan Harvey Moeis meminta dana seolah-olah corporate social responsibility (CSR) ke smelter swasta yang bekerja sama dengan PT Timah selaku BUMN.
Mantan staf administrasi PT SIP, Elsi Rahayu, mengakui melakukan 33 transaksi ke terdakwa crazy rich PIK, Helena Lim. Total transaksi itu mencapai Rp 70 miliar.