Dia lalu menceritakan pengalaman ketika hendak maju kembali sebagai presiden. Kala itu, kata Megawati, ada ibu-ibu yang menyatakan ingin pilih pemimpin ganteng.
Demokrat kembali menggelar aksi cap jempol darah. Aksi itu bentuk penolakan terhadap langkah yang diambil Kepala KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat.
Para elite Demokrat memprotes munculnya foto KSP Moeldoko di sudut Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan. SBY lantas menjawab dengan tenang keluhan itu.
Ketum NasDem Surya Paloh bersikap cuek soal mimpi SBY naik kereta dengan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri. Dia menilai mimpi itu tak perlu ditanggapi.
Jansen Sitindaon mengungkapkan bahwa foto yang menampilkan sosok Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko masih terpajang di sudut Museum dan Galeri Seni SBY-ANI.