Dinsos Mataram hanya memiliki satu armada untuk razia anjal dan gepeng. Mereka butuh minimal dua armada dan lebih banyak petugas untuk mengawasi 10 titik rawan.
Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menunggu informasi lengkap terkait penggajian pegawai PPPK. Ia menegaskan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat.