REI NTB klaim pembangunan perumahan di lahan pertanian Lombok Barat sesuai izin. Ketua REI, Heri Susanto, tanggapi wacana Wamen PKP terkait dampak pembangunan.
"Untuk tanah terlantar potensinya di tahun 2024 itu adalah 856.000 hektare, yang bisa dicanangkan untuk ketahanan pangan itu sekitar 209.780 hektare," katanya.
Pemkab Lombok Barat menetapkan 12.331 Ha lahan pertanian berkelanjutan. Lahan ini dilindungi dari pembangunan perumahan untuk mendukung ketahanan pangan.
Wakil Menteri Fahri Hamzah menyoroti pembangunan perumahan di sawah Lombok yang dapat mengancam swasembada beras. Ia minta data untuk mengatasi masalah ini.
Wapres Gibran Rakabuming Raka menanam padi di Langkat, Sumut, untuk memperkuat ketahanan pangan. Pemerintah berkomitmen swasembada dan kesejahteraan petani.