Iran dan Amerika Serikat (AS) sepakat mengakhiri perang. Ternyata, kesepakatan itu hampir gagal gara-gara ulah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Komando Pusat Militer AS mengklaim melancarkan serangan "bela diri" di Iran. Sementara PM Israel memerintahkan militer meningkatkan gempuran terhadap Hizbullah.
Trump ancam tarif tinggi bagi negara yang menolak rencananya mengambil alih Greenland. Eropa bereaksi keras, menilai ancaman tersebut tidak dapat diterima.