Amerika Serikat (AS) akan menyumbang US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,65 triliun (kurs Rp 15.500) untuk Haiti, dalam misi keamanan multinasional dipimpin Kenya.
Pelabuhan utama di Haiti terpaksa ditutup sementara saat situasi negara itu semakin mencekam akibat maraknya tindak kekerasan oleh geng kriminal setempat.
Geng bersenjata di Haiti kian menjadi-jadi menyerbu penjara. Kelompok yang ingin menggulingkan pemerintahan itu telah menguasai 80% wilayah Port-au-Prince.