Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia meraih penghargaan ITU untuk digitalisasi pendidikan, menempatkan negara di peringkat pertama dari 122 negara.
Kualitas udara di Kalimantan memburuk akibat karhutla, dengan Pontianak dan Palangka Raya menjadi kota terburuk. BNPB mencatat 72.798 hektare lahan terbakar.
Kualitas pendidikan Indonesia masih tertinggal, dengan skor PISA di bawah rata-rata global. Akses tidak merata dan kekurangan guru jadi penyebab utama.
Waka MPR Lestari Moerdijat mengatakan berbagai upaya untuk mempermudah akses layanan pendidikan dan tenaga pengajar yang kompeten harus konsisten dilakukan.